JAKARTA-Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PMB PTKIN Tahun 2026 telah memasuki fase pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Fase tersebut menjadi fondasi utama seleksi karena penilaian SPAN-PTKIN sepenuhnya berbasis pada rekam jejak prestasi akademik dan non-akademik siswa yang dihimpun melalui data resmi yang diinput oleh sekolah.
PDSS memuat data identitas sekolah dan siswa, nilai rapor pada semester yang dipersyaratkan, serta capaian prestasi yang relevan dengan ketentuan seleksi. Keakuratan dan keabsahan data dalam PDSS menjadi instrumen penilaian utama dalam menentukan kelulusan peserta. Oleh karena itu, sekolah memegang peran strategis dan bertanggung jawab penuh dalam memastikan data yang diinput sesuai dengan dokumen resmi dan kondisi faktual siswa.
Ketua Panitia SPAN PMB PTKIN 2026, Prof. Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I., menegaskan bahwa pengisian PDSS merupakan tahap krusial dalam keseluruhan proses seleksi. “SPAN PTKIN merupakan seleksi berbasis prestasi yang menitikberatkan pada rekam jejak akademik siswa. Karena itu, data PDSS harus benar, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sekolah memiliki peran penting dalam menjaga prinsip keadilan dan objektivitas seleksi,” ujarnya.
Dirinya menambahkan bahwa PDSS tidak diisi oleh siswa secara mandiri, melainkan sepenuhnya menjadi kewenangan pihak sekolah. Kesalahan input, keterlambatan pengisian, maupun kelalaian dalam finalisasi berpotensi berdampak langsung pada peluang siswa dalam seleksi. Oleh sebab itu, integritas dan ketelitian sekolah menjadi aspek yang tidak dapat ditawar.
Meskipun demikian, siswa tetap diimbau untuk aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah guna memastikan data nilai dan prestasi telah tercantum dengan benar sebelum PDSS difinalisasi. Panitia juga mengingatkan sekolah untuk memperhatikan jadwal pengisian sesuai ketentuan yang berlaku, karena keterlambatan dapat menyebabkan siswa tidak dapat mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Pengisian PDSS yang tertib, akurat, dan berlandaskan integritas akademik memberikan pengaruh besar pada proses SPAN PMB PTKIN 2026. Sekolah dianjurkan mempelajari Petunjuk Teknis Pengisian PDSS SPAN PMB PTKIN 2026 melalui https://s.id/juknispdss2026 serta mengunduh Materi Sosialisasi PMB PTKIN 2026 di https://s.id/sosialisasipmbptkin2026 untuk meminimalisir kesalahan administratif.
Selain itu, panitia juga membuka layanan helpdesk untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis. Layanan helpdesk dapat diakses melalui nomor +62 815-7890-1030. Informasi terkini juga tersedia melalui media sosial resmi Instagram dan TikTok @pmbptkin, serta Saluran WhatsApp resmi PMB PTKIN.
Pada jalur SPAN-PTKIN, UIN Salatiga menawarkan 28 prodi keagamaan unggulan. Prodi-prodi tersebut tersebar di lima fakultas yang ada di UIN Salatiga, yaitu Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan; Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam; Fakultas Dakwah/Komunikasi; Fakultas Syariah/Hukum; serta Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora. Informasi selengkapnya mengenai prodi yang tersedia di UIN Salatiga dapat diakses melalui tautan https://pmb.uinsalatiga.ac.id/program-studi/.
Jalur dan Jadwal Seleksi
PMB PTKIN 2026 terbagi dalam dua jalur utama:
- Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN)
Jalur tanpa ujian tulis yang berbasis prestasi akademik dan non-akademik:
- Pengisian PDSS (Sekolah): 5 Januari – 7 Februari 2026
- Pendaftaran Siswa: 11 – 28 Februari 2026
- Pengumuman Hasil: 7 April 2026
- Ujian Masuk (UM-PTKIN)
Jalur seleksi melalui ujian berbasis teknologi Sistem Seleksi Elektronik (SSE):
- Masa Pendaftaran: 13 April – 30 Mei 2026
- Pelaksanaan Ujian (SSE): 8 – 14 Juni 2026
- Pengumuman Hasil: 30 Juni 2026
Selain jalur PMB PTKIN, UIN Salatiga juga membuka jalur SNPMB (SNBP dan UTBK-SNBT) untuk prodi-prodi umum. Prodi umum yang tersedia di UIN Salatiga antara lain: Bisnis Digital, Sains Data, Teknologi Informasi, serta Perpustakaan dan Sains Informasi. (nhl)

