Diseminasi PPL MBKM Prodi TI UIN Salatiga Sukses Hasilkan Produk Inovatif, HKI, dan Jurnal Kolaboratif

SALATIGA-Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi (TI) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Salatiga sukses menyelenggarakan acara Diseminasi Proyek Magang/PPL Rekognisi MBKM & PPM. Program Magang/PPL periode 2025/2026 itu dirancang dengan skema modern yang mengintegrasikan dunia akademik dengan kebutuhan riil industri secara komprehensif. Sebanyak 36 mahasiswa prodi TI semester enam berkesempatan mengikuti program magang selama empat bulan, mulai 2 Februari hingga 31 Mei 2026. Program Magang/PPL tersebut menggunakan sistem Rekognisi Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) dan konversi penuh 20 SKS.

Selama mengikuti program magang, para mahasiswa dapat menerapkan enam mata kuliah strategis prodi, meliputi Kewirausahaan, Pengembangan Aplikasi Berbasis Platform, Manajemen Proyek Teknologi Informasi, Software Testing, Proyek Perancangan Teknologi Informasi, serta Manajemen Industri. Peserta magang dibagi ke sembilan instansi mitra terkemuka guna menghasilkan portofolio berkelas.

Jejaring kemitraan yang solid itu menjadi modal besar prodi dalam mempromosikan kualitas mutu pendidikan dan lulusannya ke masyarakat luas. Para mahasiswa ditempatkan di berbagai sektor strategis, mulai dari ranah pemerintahan hingga perbankan, yang meliputi Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Diskominfo Kota Salatiga, Sekretariat DPRD Kota Salatiga, SMA N 1 Salatiga, SMA N 3 Salatiga, SMP Muhammadiyah Tahfidz, Bank Salatiga, Unit TIPD UIN Salatiga, serta Unit P2B UIN Salatiga. Di sembilan instansi mitra tersebut, fokus utama program Magang/PPL ini diarahkan untuk melahirkan luaran berstandar tinggi yang sangat dibutuhkan dalam borang akreditasi, yakni produk inovatif, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), publikasi ilmiah, dan legalitas kerja sama institusional.

Pada forum diseminasi tersebut, mahasiswa mempresentasikan pembuatan aplikasi dan sistem digital mutakhir yang dibangun khusus sebagai solusi pemecahan masalah riil pada masing-masing instansi mitra. Hasil itu lantas didaftarkan untuk memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) resmi. Tidak hanya itu, hasil pengabdian masyarakat itu juga berhasil menembus tahap submit ke Jurnal PPM. Momentum emas itu diperkuat dengan adanya penandatanganan Dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para mitra.

Keberhasilan luar biasa tersebut membawa manfaat masif yang saling menguntungkan bagi seluruh pihak. Bagi program studi, pencapaian dari program Magang/PPL itu menjadi materi promosi yang sangat menjual untuk menarik minat calon mahasiswa baru sekaligus menjadi modal kuat pemenuhan instrumen akreditasi prodi modern yang akuntabel. Bagi instansi mitra, kehadiran sistem digital hasil karya mahasiswa memberikan efisiensi birokrasi dan transformasi kerja yang nyata, sementara bagi mahasiswa sendiri, portofolio berupa kepemilikan produk, sertifikat HKI, dan artikel jurnal sebelum lulus kuliah menjadi bukti kedewasaan kompetensi mereka di pasar kerja. (rs/ed. nhl)