UIN Salatiga Bersiap Ciptakan Kampus Berkelanjutan

SALATIGA-Universitas Islam Negeri Salatiga bersiap menciptakan kampus berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Rektor UIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy pada kegiatan Surveillance Audit ISO 21001: 2018, Rabu (1/7). ISO 21001:2018 merupakan standar sistem manajemen organisasi pendidikan yang diharapkan dapat menyelaraskan kegiatan lembaga dengan kebijakan, visi dan misi lembaga.

“UIN Salatiga harus mulai aktif pada kegiatan dan pengembangan kampus berkelanjutan dan inklusif. Isu keberlanjutan ini sudah masuk dalam Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi, artinya isu ini sangat urgent dan harus segera direalisasikan,” jelasnya lebih lanjut. Tidak hanya itu, Prof. Zakiyuddin juga menekankan pentingnya integrasi data, “Untuk memberikan layanan terbaik, kita perlu meningkatkan awarness pada pentingnya integrasi data. Ketepatan data menjadi dasar mutlak yang dipakai untuk meningkatkan layanan pada masyarakat.”

Dirinya menilai kegiatan surveillance dapat membiasakan hal baik pada lembaga yang dipimpinnya. “Kita perlu beradaptasi dengan cepat. Adanya surveillance ini bisa membantu kita untuk tertib. Kebaikan dari sikap tertib ini akan menjadi budaya kerja dan mendorong adanya layanan prima,” ujarnya mengakhiri.

Leader Auditor ISO 21001: 2018 yang hadir pada kesempatan itu, Ir. Sholichin Agung, MBA., menyampaikan bahwa seri ISO 21001 akan segera diperbarui. “Tahun depan, kita sudah pakai ISO seri baru. Pada ISO seri terbaru tersebut akan ditambahkan indikator terkait isu perubahan lingkungan, pelaksanaan kampus inklusif, digital learning, dan mapping aplikasi terintegrasi,” katanya. Dirinya juga berharap UIN Salatiga dapat mempertahankan ISO yang telah didapat, segera belajar ISO seri baru, serta diberi kelancaran dalam memberikan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat.