Padukan Tugas Akhir dan Pelestarian Budaya, 115 Mahasiswa PGMI UIN Salatiga Sukses Gelar Paksima Vol. 2

SALATIGA – Sebanyak 115 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga sukses unjuk kreativitas dalam ajang Paksima (Pagelaran Kreativitas Seni Mahasiswa) Vol. 2. Acara yang berlangsung meriah itu digelar di Auditorium Prof. Dr. H. Achmadi, Kampus UIN Salatiga, pada Kamis (2/7).

Gelaran Paksima Vol. 2 yang melibatkan mahasiswa dari semester dua, empat, dan enam tersebut merupakan bentuk pemenuhan tugas akhir semester untuk mata kuliah Seni Tari serta mata kuliah Pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan. Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa menyajikan perpaduan apik antara gelaran seni budaya dan pameran karya. Tidak hanya menampilkan tari kreasi pribadi yang inovatif, mahasiswa juga memperluas jejaring kolaborasi dengan menggandeng para pekerja seni profesional serta anak-anak sekolah dari wilayah Salatiga dan sekitarnya.

Dosen pengampu mata kuliah sekaligus inisiator kegiatan, Dewi Wulandari, M.Sn. dan Setiorini Rahma Safitri, M.Pd., menjelaskan bahwa Paksima dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang holistik dan aplikatif bagi calon pendidik. “Kegiatan Paksima ini adalah sarana penilaian tugas akhir sekaligus ajang transfer pengetahuan budaya antarmahasiswa. Di sini mereka belajar bagaimana mengapresiasi dan menurunkan nilai-nilai budaya ke generasi selanjutnya,” ujar Setiorini Rahma Safitri, M.Pd.

Dewi Wulandari, M.Sn. menambahkan bahwa metode yang diterapkan dalam ajang Paksima mengusung pendekatan modern yang berpusat pada mahasiswa. “Paksima adalah implementasi dari Project-Based Learning (PBL) yang terbukti efektif meningkatkan kapabilitas, kreativitas, hingga kemampuan manajemen acara (event organizing) mahasiswa. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung visi besar UIN Salatiga sebagai kampus unggulan, tidak hanya dalam bidang sains, tetapi juga dalam bidang seni,” terangnya.

Melalui Paksima Vol. 2, prodi PGMI UIN Salatiga membuktikan bahwa pembelajaran akademik dapat dikemas secara kreatif, adaptif, dan berdampak langsung pada penguatan karakter serta pelestarian budaya lokal di masyarakat. (nhl)