DWP UIN Salatiga Padukan Penguatan Spiritual dan Edukasi Kesehatan

SALATIGA- Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Salatiga kembali menggelar pertemuan rutin. acara yang dihelat pada Kamis (24/9) tersebut sukses memadukan penguatan spiritual, pengembangan potensi anggota, serta edukasi gaya hidup sehat.

Kegiatan diawali dengan kultum oleh Dr. Ahmad Sulthoni, M.Pd., yang membawakan tema unik bertajuk “Ilmu Garputala”. Dalam tausiahnya, ia mengisahkan seorang ibu yang menemukan ketenangan jiwa dari ayat Al-Qur’an pertama yang dibacanya setelah menghadapi musibah berat. Kisah tersebut menjadi pengingat kuat bahwa Al-Qur’an adalah sumber petunjuk sejati bagi berbagai persoalan hidup.

Pada kesempatan itu, Ketua DWP UIN Salatiga, Hj. Nur Setiawati Rahmah, memotivasi para anggotanya untuk terus meningkatkan kemampuan diri. Dirinya juga menjelaskan bahwa dalam dua periode terakhir, DWP UIN Salatiga terbukti aktif mengikutsertakan anggotanya dalam berbagai pelatihan strategis, mulai dari pelatihan tata boga bekerja sama dengan Kanwil Propinsi Semarang dan BAZNAS, hingga pelatihan public speaking di tingkat Kota Salatiga.

Tidak hanya berhenti pada pelatihan, DWP UIN Salatiga juga memberikan ruang nyata bagi para anggotanya untuk memasarkan produk dan hasil karya melalui stand khusus di berbagai kegiatan organisasi. Langkah tersebut dinilai efektif dalam mendorong para ibu rumah tangga untuk bertransformasi menjadi perempuan yang produktif, mandiri, dan memiliki daya saing, tanpa melupakan peran penting mereka di dalam keluarga.

Kegiatan ditutup dengan sesi edukasi kesehatan bersama wellness coach asal Club Rumah_Qta Salatiga, Sukeng Lukito. Ia memaparkan pentingnya mewaspadai Sarcopenia/penurunan massa dan kekuatan otot seiring bertambahnya usia. Lebih lanjut, Lukito juga menekankan pentingnya menjaga kebugaran melalui latihan kekuatan, konsumsi protein yang cukup, dan manajemen istirahat yang baik.

Melalui kegiatan rutin itu, DWP UIN Salatiga membuktikan komitmennya untuk tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang akselerasi kualitas diri bagi para anggotanya, baik dalam aspek spiritual, ekonomi, maupun kesehatan fisik.