SALATIGA-Universitas Islam Negeri Salatiga melakukan penanaman 56 pohon asam jawa di lingkungan kampus, Selasa (21/4). Kegiatan tersebut menandai Dies Natalis ke-56 UIN Salatiga yang mengangkat tema Ecotheology, Green Campus, Sustainable Civilization: Integrasi Iman, Ilmu, dan Aksi untuk Masa Depan Bumi dan Peradaban.

“Semangat Green Wasathiyah Campus UIN Salatiga sejalan dengan program besar ekoteologi yang digagas Kementerian Agama. Penanaman asam jawa ini merupakan simbol komitmen kita untuk menciptakan lingkungan yang lestari. Asam jawa dikenal sebagai tumbuhan yang dapat mengurangi efek rumah kaca serta baik untuk konservasi tanah,” ujar Rektor UIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin.

Lebih lanjut dirinya menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai program untuk mendukung integrasi iman, ilmu, dan aksi untuk menjaga lingkungan. “Semua sivitas akademika bisa turut serta dalam membentuk peradaban berkelanjutan, mulai dari hemat energi, hingga mempercepat masa studi,” tambahnya. Prof. Zakiyuddin menilai mahasiswa yang mempercepat masa studi dapat membantu mengurangi emisi di lingkungan kampus.

Kepala Biro Umum, Akademik, Perencanaan dan Keuangan UIN Salatiga, Dr. Agus Suryo menambahkan bahwa dies natalis merupakan ajang untuk saling bertukar semangat antara sivitas akademika. “Melalui dies natalis ini, kita dapat saling support dan menularkan semangat untuk membangun kampus tercinta. Saya harap, berbagai kegiatan yang digelar pada kesempatan ini dapat menguatkan ukhuwah, sinergi, dan kekompakan seluruh sivitas akademika,” jelasnya.

Dies natalis ke-56 UIN Salatiga dimeriahkan dengan berbagai acara perlombaan dan jalan sehat yang diperuntukan bagi semua sivitas akademika. Puncak kegiatan berupa Sidang Senat Terbuka akan dilaksanakan pada 25 April 2025 bersamaan dengan Wisuda ke-11 UIN Salatiga. (nhl)


