SALATIGA-Universitas Islam Negeri Salatiga semakin mantap berkontribusi memajukan keluhuran martabat umat manusia. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menjalin kerja sama dengan Mufti Negeri Sabah Malaysia.

“Kesempatan hari ini adalah berkah yang perlu disyukuri. Sebelumnya, UIN Salatiga melalui program repatriasi pendidikan GEMA CITA (Generasi Muda Cinta Tanah Air) telah berhasil memberikan layanan pendidikan bagi puluhan anak pekerja migran asal Malaysia dan Filipina. Anak-anak inilah yang nantinya akan kembali dan memberikan kontribusi terbaiknya,” ujar Rektor UIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy pada acara penandatanganan MoU dengan Mufti Negeri Sabah, Selasa (5/5).
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa MoU itu akan menjadi penguat dari program-program yang telah ada. “Adanya perjanjian kerja sama ini akan memperluas kontribusi sivitas akademika UIN Salatiga. Saya harap pengabdian sivitas akademika UIN Salatiga bisa menembus batas negara,” tambahnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Mufti Negeri Sabah, Sahibus Sahamah Datuk Dr. Ust. Hj. Bungsu @ Aziz bin Haji Jaafar, “Semoga dengan adanya kerja sama ini, kami bisa mendapatkan tenaga pengajar, khususnya di bidang tahfidz yang mumpuni dari UIN Salatiga.” Menurutnya perkembangan Islam yang pesat di Negeri Sabah perlu diimbangi dengan adanya tenaga ahli di berbagai bidang, “Kami merasa UIN Salatiga dapat menyediakan tenaga ahli yang kami perlukan tersebut.”
Selain menjalin kerja sama dengan Mufti Negeri Sabah, kesempatan tersebut juga menjadi ajang penguatan kerja sama antara UIN Salatiga dengan Ma’had Tahfidz Alquran Ibnu Al-jazari (MTIJ), Sabah Malaysia. (nhl)

