Mahasiswa Psikologi Islam UIN Salatiga KKL ke BNN Jateng, MoU Diteken untuk Perangi Narkoba

SEMARANG – Sebanyak 86 mahasiswa Program Studi Psikologi Islam Fakultas Dakwah UIN Salatiga mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Selasa (28/4). Kunjungan itu sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UIN Salatiga dan BNNP Jateng.

Kerja sama itu mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya pencegahan narkotika. “Saya rasa, kita memang perlu memberi perhatian ekstra terhadap penanganan narkoba. Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga mengancam ekonomi dan ketahanan keluarga. Maka dari itu, MoU ini merupakan hal yang penting,” kata Rektor UIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy.

“Semoga sinergi kampus dan BNN ini bisa melahirkan program edukasi yang lebih efektif ke depan,” tambah Prof. Zakiyuddin.

Kepala BNNP Jateng, Toton Rasyid mengapresiasi adanya jalinan kerja sama dan kunjungan akademik tersebut. “Senang sekali bisa menyambut mahasiswa UIN Salatiga. Sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa memiliki peran penting dalam perang melawan narkoba,” ujarnya.

Dirinya menegaskan persoalan narkotika bukan semata tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Bentuk kontribusi paling nyata, kata dia, adalah menolak penyalahgunaan narkoba, “Tidak memakai narkoba adalah kontribusi nyata. Menolak narkoba adalah bentuk cinta tanah air.”

Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah UIN Salatiga, Prof. Adang Kuswaya berharap melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendapat pemahaman utuh soal narkotika, mulai aspek hukum, psikologis, hingga rehabilitasi.

Pada kesempatan itu, para mahasiswa juga berkesempatan melakukan dialog interaktif dengan pihak BNN soal pencegahan, rehabilitasi, serta peran psikologi dalam penanganan penyalahgunaan narkotika. (kontributor/ed: nhl)