SALATIGA-Universitas Islam Negeri Salatiga kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi pada Wisuda ke-13, Sabtu (2/10). Pada gelaran tersebut, mayoritas lulusan secara kolektif mencatatkan capaian akademik luar biasa dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang mendekati sempurna di seluruh jenjang studi. Pada jenjang sarjana (S1), lulusan berhasil mengantongi rata-rata IPK sebesar 3,74, diikuti jenjang magister (S2) dengan rata-rata IPK 3,86, serta jenjang doktoral (S3) sebesar 3,84. Capaian tersebut menempatkan mayoritas wisudawan dalam predikat kelulusan Dengan Pujian (Cumlaude).
Tidak hanya itu, UIN Salatiga juga mencatatkan efisiensi masa studi yang signifikan, khususnya pada program doktoral. Rata-rata masa studi untuk jenjang doktoral (S3) berhasil ditempuh dalam waktu 3,5 tahun dengan capaian lulusan tercepat diraih dalam durasi 3,2 tahun. Sementara itu, pada jenjang sarjana (S1), rata-rata masa studi dicapai dalam 4,6 tahun dengan masa studi tercepat 3,5 tahun. Adapun pada jenjang magister (S2), rata-rata masa studi diselesaikan dalam 2,2 tahun dengan waktu tercepat 1,9 tahun.

Rektor UIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy mengatakan bahwa konsistensi IPK di atas angka 3,70 dan efisiensi masa studi tersebut adalah bukti nyata efektifnya mutu pembelajaran dan akademik di lingkungan UIN Salatiga. “Rerata IPK cumlaude di semua jenjang ini adalah cerminan dari penguasaan kompetensi dan keahlian yang matang. Kami yakin, SDM yang unggul secara akademik dan tangkas dalam menyelesaikan studinya akan menjadi aset penting bagi pembangunan masyarakat,” lanjutnya.
Pada kesempatan itu, Prof. Zakiyuddin juga berpesan agar para wisudawan terus meningkatkan kemampuan beradaptasi, “Di era ini, teruslah mengasah kemampuan, milikilah agilitas dalam mencoba berbagai hal, serta jangan lupakan empati serta simpati.”

Menurut keterangan yang disampaikan Ketua Panitia Wisuda, Prof. Miftahuddin, wisuda ke-13 UIN Salatiga diikuti oleh 22 wisudawan dari program pascasarjana, dan 569 wisudawan dari program sarjana. “Sejak masih berstatus sebagai Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Salatiga hingga hari ini, sudah ada sebanyak 30.171 orang yang lulus dari UIN Salatiga.”
Berdiri sejak 1970, UIN Salatiga adalah alih bentuk dari IAIN Salatiga yang diresmikan pada 8 Juni 2022. UIN Salatiga memiliki visi menjadi pusat unggulan moderasi Islam serta kepeloporan sains, teknologi, dan seni demi keluhuran martabat kemanusiaan pada 2045. (nhl)

