SALATIGA-Tujuh belas mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga siap unjuk gigi di ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) PTKIN 2026. Pada gelaran itu, kontingen UIN Salatiga mengikuti empat cabang lomba yang ada, yaitu: Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Karya Tulis Al-Qur’an (KTQ), Robotik, serta Teknologi Konservasi Energi untuk Kampus Hijau Mandiri Energi.

Rektor UIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy menyampaikan optimismenya, “Kami percaya perwakilan UIN Salatiga bisa tampil prima sehingga bisa membawa hasil terbaik bagi kampus.” Dirinya menilai inovasi yang dibawa mahasiswa UIN Salatiga dapat merespon isu global melalui pendekatan sains dan agama dengan baik. “Keikutsertaan UIN Salatiga pada ajang OASE 2026 adalah bukti bahwa kami terus mendorong mahasiswa untuk terus mengukir prestasi di kancah nasional,” pungkas Prof. Zakiyuddin.
Gelaran OASE 2026 yang diikuti oleh 497 finalis dari 54 PTKIN se-Indonesia dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar. “OASE adalah wadah strategis bagi mahasiswa PTKIN untuk saling bertukar gagasan dan keilmuan. Ajang ini jadi bukti bahwa Kementerian Agama berupaya untuk senantiasa meningkatkan kualitas akademik di lingkungan PTKIN,” ujarnya saat membuka kegiatan, Rabu (4/11).

Lebih jauh, Menag juga menegaskan pentingnya integrasi ilmu melalui gelaran seperti OASE. “Mahasiswa PTKIN harus bisa memanfaatkan momentum ini untuk tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berprestasi di bidang sains sekaligus keagamaan,” katanya menambahkan.(nhl)

