SALATIGA-Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga berhasil menggerakkan 1.700 peserta dari kalangan mahasiswa, praktisi, dan masyarakat umum untuk membedah ekosistem Green Economy dan Keuangan Berkelanjutan melalui FEBI FEST 2026, Selasa (13/10). Kegiatan tersebut membuktikan kapasitas mahasiswa dalam menghadirkan solusi konkret atas tantangan krisis iklim global melalui instrumen keuangan digital yang inklusif.
Pada kesempatan itu, mahasiswa FEBI UIN Salatiga menggandeng Bursa Efek Indonesia (IDX) dan Mirae Asset. Kolaborasi tersebut memberikan dampak nyata berupa peningkatan literasi pasar modal hijau, perlindungan sosial-lingkungan lewat investasi berbasis ESG, serta pemanfaatan teknologi finansial digital agar layanan keuangan dapat diakses secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan itu juga sukses secara internasional dengan adanya kolaborasi dengan International Islamic University Malaysia (IIUM). Kolaborasi dengan IIUM menyoroti gagasan mengenai integrasi nilai Islam, perlindungan lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi. “Mahasiswa kami tidak lagi sekadar menjadi peserta dalam diskursus global, tetapi sudah menjadi penyelenggara dan penggerak utama. Sinergi dengan kampus luar negeri seperti IIUM Malaysia dan raksasa industri keuangan nasional adalah langkah konkret yang mempercepat langkah UIN Salatiga menuju reputasi World Class University,” tegas Dekan FEBI UIN Salatiga, Prof. Dr. Agus Waluyo, M.Ag.
FEBI FEST dengan capaian rekor 1.700 peserta menjadi manifestasi nyata dari Asta Protas Kementerian Agama, di mana lembaga pendidikan tinggi keagamaan Islam dipacu untuk menghasilkan pendidikan berkemajuan dan berdaya saing yang langsung dirasakan manfaatnya oleh publik.

