Tepis Stigma Birokrasi Kaku, Rektor UIN Salatiga Minta CPNS Padukan Integrasi dan Keterampilan Modern

SALATIGA-Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy meminta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2025 untuk selalu memadukan integrasi dan keterampilan modern. Hal tersebut ia sampaikan saat menutup kegiatan Orientasi CPNS Tahun 2025, Kamis (5/11). “CPNS baru harus menjadi benteng integritas. Pintar saja tidak cukup jika tidak memiliki etika, sebaliknya jujur saja tidak cukup jika tidak mau belajar teknologi. Keduanya harus seimbang,” katanya.

Prof. Zakiyuddin menilai integritas tanpa profesionalitas akan melahirkan stagnasi dan profesionalitas tanpa integrasi akan memicu penyimpangan. Selain itu, Rektor juga mengingatkan pegawai untuk tidak cepat puas, “Di tengah perubahan birokrasi yang cepat, mengasah keterampilan secara berkesinambungan adalah hal wajib. Kita harus selalu adaptif dengan tuntutan zaman, jangan sampai tertinggal.”

Dirinya juga meminta para CPNS untuk meningkatkan budaya kerja positif yang telah terbangun. “Kuatkan kolaborasi dan sinergi, berikan kontribusi terbaik bagi lembaga karena dedikasi setiap pegawai adalah pijakan utama kampus untuk mengukuhkan posisinya sebagai academic tower yang mumpuni,” pungkasnya.

CPNS Tahun 2025 mengikuti kegiatan orientasi yang diadakan oleh Tim Kerja Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum selama tiga hari Selasa-Kamis (3-5/11). Menurut keterangan yang diberikan oleh Ketua Tim Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum UIN Salatiga, Diyah Rochati, M.H., kegiatan yang melibatkan 23 CPNS tersebut diisi dengan berbagai materi mulai dari profesionalisme, regulasi, pemanfaatan teknologi, hingga wawasan kebangsaan dan capacity building.